Pages

Ads 468x60px

Minggu, 31 Januari 2010

LCD dan Keyboard



KATA PENGANTAR


Puji syukur kami panjatkan kehadiran Allah SWT yang telah memberikan kekuatan hingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan selesai tepat waktu.
Maklah ini kami buat untuk melengkapi tugas mata kuliah komponen elektronika dan juga digunakan untuk mempermudah mempelajari tentang komponen elektronika terutama pada LCD dan Keyboard, karya ilmiah ini cocok digunakan untuk kalangan mahasiswa ataupun bagi mereka yang ingin mempelajari tentang LCD dan Keyboard.
Tidak lupa penulis mengucapkan trima kasih kepada pihak-pihak terkait yang telah membantu penyusunan dan penulisan makalah ini.
Akhirnya penulis berharap semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi para pembaca.






















Depok, 5 Desember 2009












BAB I
PENDAHULUAN


1.1 LATAR BALAKANG

Di zaman globalisasi sekarang ini. Manusia dimanjakan dengan banyaknya piranti-piranti yang dihasilkan dari perkembangan elektronika. Piranti-piranti tersebut dirancang dengan sedemikian rupa agar mudah digunakan. Pada rangkaian piranti tersebut digunakan alat input untuk memasukan data-data yang diperlukan. Alat ini sering disebut keyboard. Dan digunakan pula layar untuk menampilkan hasil dari input tersebut. Layar ini sering disebut LCD. Dilihat dari pentingnya penggunaan LCD dan keyboard pada suatu piranti. Berikut ini kami akan menjelaskan tentang alat-alat tersebut.


1.2 RUMUSAN MASALAH

Rumusan masalah yang kita ambil dalam makalah ini adalah :

a. Pengertian LCD dan Keyboard ?
b. Karakteristik LCD dan Keyboard ?
c. Prinsip kerja dari LCD dan Keyboard ?
d. Fungsi dari LCD dan Keyboard ?
e. Jenis-jenis dari LCD dan Keyboard ?
f. Aplikasi LCD dan Keyboard dalam rangkaian ?


1.3 TUJUAN

Tujuan dari di buatnya makalah ini adalah agar pembaca dapat mengetahui lebih banyak hal lagi tentag LCD dan Keyboard, tidak hanya secara garis besarnya saja tetapi makalah ini memberikan perincian-perincian yang lebih detail lagi mengenai LCD dan Keyboard.
Makalah ini di buat agar para pembaca memahami secara umum dan khusus mengenai pengertian, karakteristik, prinsip kerja, fungsi, jenis-jenis, dan aplikasi LCD dan Keyboard dalam rangkaian di bidang elektronika, dimana selama ini kita mengetahui LCD dan Keyboard hanya garis besarnya saja, yaitu suatu layar dan sebuah alat ketik, tetapi dalam makalah ini dijelaskan banyak hal mengenai LCD dan Keyboard.
Dengan menggunakan bahasa yang mudah di pahami dan di mengerti, di harapkan para pembaca bisa mendapatkan lebih banyak lagi pengetahuan mengenai LCD dan Keyboard sehingga para pembaca dapat mengaplikasikannya dalam penggunaan LCD dan Keyboard dalam kehidupan sehari-hari.


1.4 RUANG LINGKUP

Ruang lingkup LCD dan Keyboard dalam makalah ini meliputi berbagai aspek, yakni:

a. Pengertian LCD dan Keyboard ?
b. Karakteristik LCD dan Keyboard ?
c. Prinsip kerja dari LCD dan Keyboard ?
d. Fungsi dari LCD dan Keyboard ?
e. Jenis-jenis dari LCD dan Keyboard ?
f. Aplikasi LCD dan Keyboard dalam rangkaian ?

Paparan dalam makalah ini menjelaskan bagaimana LCD dan Keyboard bekerj,sehingga dapat memberikan penjelasan lebih rinci mengenai fungsi dan kegunaan LCD dan Keyboard.






























BAB II
LCD DAN KEYBOARD


2.1 PENGERTIAN LCD DAN KEYBOARD

LCD adalah Tampilan Kristal Cair (bahasa Inggris: Liquid Crystal Display) suatu jenis media tampilan yang menggunakan kristal cair sebagai penampil utama. Liquid crystal display mulai diteliti tahun 1888, oleh seorang ahli botani berkebangsaan Austria, Friedrich Reinitzer. Reinitzer mengamati tentang sebuah proses saat dia meleburkan sebuah kolesterol ajaib seperti bahan cholesteryl benzoate, yang untuk pertama kalinya menjadi sebuah pengabutan cairan dan selanjutnya menjadi murni sebagai suhu rose flower. Selama pendinginan, cairan berubah menjadi warna biru sebelum pada akhirnya terjadi pengkristalan.

Keyboard adalah Alat input yang digunakan. Penciptaan keyboard komputer diilhami oleh penciptaan mesin ketik yang dasar rancangannya dibuat oleh Christopher Latham sholes tahun 1868 dan banyak dipasarkan pada tahun 1877 oleh Perusahaan Remington. Keyboard yang kita kenal sekarang ini memiliki nama resmi Qwerty yang di ambil dari enam huruf pertama pada "home row". Home row sendiri merupakan istilah untuk deretan alfabet kedua (posisinya di tengah) keyboard.


2.2 KARAKTERISTIK LCD DAN KEYBOARD

LCD bentuk layarnya datar (flat) dan hanya menggunakan elemen kecil sehingga energi yang dibutuhkan juga kecil. LCD lebih memudahkan pembacaan dan menciptakan kenyamanan kerja di depan komputer dalam waktu lama. LCD Hanya Dapat Digunakan Untuk Satu Resolution.Resolution ni dikenali sebagai Native Resolution. Jika Resolution selain dari Native digunakan pada LCD, gambar akan blur dan text menjadi tidak sharp. Berikut adalah Native Resolution untuk saiz LCD masing-masing:

* 14″-15″: 1024×768 (XGA)
* 17″-19″: 1280×1024 (SXGA)
* 20″+: 1600×1200 (UXGA)
* 19” (Widescreen): 1440×900 (WXGA+)
* 20” (Widescreen): 1680×1050 (WSXGA+)
* 24” (Widescreen): 1920×1200 (WUXGA)
* 30” (Widescreen): 2560×1600

Native Resolution ini berdasarkan size LCD tersebut dan bergantung kepada Aspect Ratio.Cotohnya untuk LCD 19″ terdapat 2 jenis yaitu Aspect Ratio 4:3 (Segiempat Tepat) & 16:9 (Segiempat Sama a.k.a Wide Screen),walaupun kedua-dua size sama tapi mempunyai Native Resolution yang berlainan disebabkan Aspect Ratio yang berbeda.

Tombol-tombol alfabet pada keyboard ditempatkan secara acak. Alasannya adalah untuk memperlambat pengetikan. Pada keyboard terdapat tombol-tombol huruf A – Z, a – z, angka 0 - 9, tombol dan karakter khusus seperti : ` ~ @ # $ % ^ & * ( ) _ - + = < > / , . ? : ; “ ‘ \ | serta tombol-tombol khusus lainnya yang jumlah seluruhnya adalah 104 tombol. Sedangkan pada Mesin ketik jumlah tombolnya adalah 52 tombol.
Bentuk keyboard umumnya persegi panjang, tetapi saat ini model keyboard sangat variatif. Keyboard yang paling terkenal adalah keyboard QWERTY yang memiliki 101 buah key (tombol). Kebanyakan keyboard memiliki key yang disusun ke dalam bagian sebagai berikut :

A. Alphanumeric Key
B. Numerik Keypad
C. Function Key
D. Modifier Key
E. Cursor Movement Key.

Secara fisik, keyboard terbagi atas 4 bagian, yaitu:

1. Keyboard Serial
2. Keyboard PS/2
3. Keyboard Wireless
4. Keyboard USB


2.3 PRINSIP KERJA LCD DAN KEYBOARD

Padat dan cair merupakan dua sifat benda yang berbeda. Molekul-molekul benda padat tersebar secara teratur dan posisinya tidak berubah-ubah, sedangkan molekul-molekul zat cair letak dan posisinya tidak teratur karena dapat bergerak acak ke segala arah. Pada tahun 1888, seorang ahli botani, Friedrich Reinitzer, menemukan fase yang berada di tengah-tengah antara fase padat dan cair.
Fase ini memiliki sifat-sifat padat dan cair secara bersama-sama. Molekul-molekulnya memiliki arah yang sama seperti sifat padat, tetapi molekul-molekul itu dapat bergerak bebas seperti pada cairan. Fase kristal cair ini berada lebih dekat dengan fase cair karena dengan sedikit penambahan temperatur (pemanasan) fasenya langsung berubah menjadi cair. Sifat ini menunjukkan sensitivitas yang tinggi terhadap temperatur. Sifat inilah yang menjadi dasar utama pemanfaatan kristal cair dalam teknologi.









Gambar 2 Perbedaan karakteristik molekul
Keyboard dihubungkan ke komputer dengan sebuah kabel yang terdapat pada keyboard. Ujung kabel tersebut dimasukkan ke dalam port yang terdapat pada CPU komputer.


2.4 FUNGSI LCD DAN KEYBOARD

LCD sebagai media tampilan yang menggunakan kristal cair sebagai penampil utama.

Keyboard untuk mengetik informasi ke dalam komputer dan menjalankan berbagai intruksi atau perintah ke dalam komputer.


2.5 JENIS-JENIS LCD DAN KEYBOARD

Saat ini, peraga dengan teknologi LCD dibagi ke dalam dua bagian, yaitu LCD pasif matriks dan aktif matriks. Peraga LCD jenis pasif matriks jauh lebih murah harganya dibanding dengan peraga LCD jenis aktif matriks. Peraga LCD jenis pasif matriks memiliki kualitas gambar, sudut pandang, dan response time dengan konsumsi energi dan biaya produksi lebih rendah. Sedangkan peraga LCD aktif matriks yang dapat menghasilkan kualitas gambar dan karakteristik penglihatan lebih unggul, tetapi lebih banyak mengonsumsi energi dan berbiaya produksi lebih tinggi.

Berikut adalah gambar-gambar dari jenis-jenis keyboard (keypad):









keypads for a while
558 x 671 - 94k - jpg
unwiredview.com
18-Key USB Numeric
340 x 340 - 19k
chinatraderonline.com Computer Style
478 x 476 - 98k - jpg
gizmodo.com
keypad
276 x 336 - 60k - jpg
vrml-x3d.ning.com




Image - Keypad Mini
300 x 355 - 86k - jpg
futurlec.com American Access
1336 x 1740 - 627k - jpg
obardistributing.com The keypad has a
414 x 450 - 151k - jpg
techtree.com USB Numeric Keypad
400 x 370 - 21k
chinawholesalegift.com





Embedded Numeric
3456 x 2304 - 265k - jpg
solutions.neilsquire.ca Martix Keypad
675 x 349 - 17k - gif
8051projects.net Wireless USB Keypad.
630 x 457 - 59k - jpg
gadgetreview.com
A standard computer
279 x 356 - 6k - gif
lotterypartners.com

























2.6 APLIKASI LCD DAN KEYBOARD DALAM RANGKAIAN

Jenis kristal cair yang digunakan dalam pengembangan teknologi LCD adalah tipe nematic (molekulnya memiliki pola tertentu dengan arah tertentu). Tipe yang paling sederhana adalah twisted nematic (TN) yang memiliki struktur molekul yang terpilin secara alamiah (dikembangkan pada tahun 1967). Struktur TN terpilin secara alamiah sebesar 90o (Gambar 5). Struktur TN ini dapat dilepas pilinannya (untwist) dengan menggunakan arus listrik.


Gambar 3 Fase nematic Gambar 4 Bahan bersifat nematic

Gambar 5 Ilustrasi Twisted Nematic (TN)

Pada Gambar 6, kristal cair TN (D) diletakkan di antara dua elektroda (C dan E) yang dibungkus lagi (seperti sandwich) dengan dua panel gelas (B dan F) yang sisi luarnya dilumuri lapisan tipis polarizing film. Lapisan A merupakan cermin yang dapat memantulkan cahaya yang berhasil menembus lapisan-lapisan sandwich LCD. Kedua elektroda dihubungkan dengan batere sebagai sumber arus. Panel B memiliki polarisasi yang berbeda 90o dari panel F.


Gambar 6 Susunan sandwich layar LCD

Cara kerja sandwich ajaib ini. Cahaya masuk melewati panel F sehingga terpolarisasi. Saat tidak ada arus listrik, cahaya lewat begitu saja menembus semua lapisan, mengikuti arah pilinan molekul-molekul TN (90o), sampai memantul di cermin A dan keluar kembali. Tetapi ketika elektroda C dan E (elektroda kecil berbentuk segi empat yang dipasang di lapisan gelas)
mendapatkan arus, kristal cair D yang sangat sensitif terhadap arus listrik tidak lagi terpilin sehingga cahaya terus menuju panel B dengan polarisasi sesuai panel F. Panel B yang memiliki polarisasi yang berbeda 90o dari panel F menghalangi cahaya untuk menembus terus. Karena cahaya tidak dapat lewat, pada layar terlihat bayangan gelap berbentuk segi empat kecil yang ukurannya sama dengan elektroda E (berarti pada bagian tersebut cahaya tidak dipantulkan oleh cermin A).


Gambar 7 Cahaya mengikuti bentuk
pilinan (tanpa arus)


Gambar 8 Cahaya mengikuti bentuk
untwisted TN (ada arus)

Sifat unik yang dapat langsung bereaksi dengan adanya arus listrik ini
dimanfaatkan sebagai alat ON/OFF LCD. Tetapi sistem ini masih membutuhkan\ sumber cahaya dari luar. Komputer dan laptop biasanya dilengkapi dengan lampu fluorescent yang diletakkan di atas, samping, dan belakang sandwich LCD supaya dapat menyebarkan cahaya (backlight) sehingga merata dan menghasilkan tampilan yang seragam di seluruh bagian layar.

Keyboard mempunyai kesamaan bentuk dan fungsi dengan mesin ketik. Perbedaannya terletak pada hasil output atau tampilannya. Bila kita menggunakan mesin ketik, kita tidak dapat menghapus atau membatalkan apa-apa saja yang sudah ketikkan dan setiap satu huruf atau simbol kita ketikkan maka hasilnya langsung kita lihat pada kertas. Tidak demikian dengan keyboard. Apa yang kita ketikkan hasil atau keluarannya dapat kita lihat di layar monitor terlebih dahulu, kemudian kita dapat memodifikasi atau melakukan perubahan-perubahan bentuk tulisan, kesalahan ketikan dan yang lainnya. Seperti juga “mouse”, keyboard dihubungkan ke komputer dengan sebuah kabel yang terdapat pada keyboard. Ujung kabel tersebut dimasukkan ke dalam port yang terdapat pada CPU komputer.

0 komentar:

Posting Komentar