Pages

Ads 468x60px

Minggu, 12 Juni 2011

IC 555 dan Pengaplikasiannya Pada Rangkaian


Menurut saya, komponen analog yang paling popular saat ini adalah IC 555, kenapa?. Sebelum masuk ke bagian alasan mengapa IC 555 merupakan komponen analog yang paling popular saat ini, terlebih dahulu kita harus mengetahui tentang IC 555 itu sendiri. IC timer 555 atau sering disebut IC 555 pertama kali dibuat oleh Signetics Corporation pada tahun 1971. Seperti yang telah kita ketahui, untuk IC biasanya terdapat berbagai komponen-komponen elektronika yang terintegrasi didalam 1 chip, demikian pula pada IC 555 ini, IC 555 terdiri dari komparator dan flip-flop yang direalisasikan oleh banyak transistor, untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut :

Dimana terdapat 2 buah komparator, sebuah flip-flop, 2 buah transistor, dan 3 buah resistor yang besarnya sama dan tersusun secara seri, dan terdapat 8 buah pin, yaitu : GND, Trigger, Output, Reset, control voltage, threshold, discharge, dan Vcc.

Fungsi dari IC555 bisa bermacam-macam, karena dapat menghasilkan sinyal pendetak/sinyal kotak. Tergantung kreativitas saja untuk merangkainya, beberapa diantaranya adalah sebagai clock untuk jam digital, hiasan menggunakan lampu LED, menyalakan 7-segment dengan rangkaian astable, metronome dalam industry music, timer counter, atau dengan lebih dalam mengutak-atik lagi dapat memberikan PWM (pulse width modulation) yang mengatur frekuensi sinyal logika high untuk mengatur duty cycle yang diinginkan.


model LM555 and LM556 Timer Circuits

Selanjutnya ialah mengapa IC 555 merupakan komponen analog yang terpopuler saat ini, untuk membuktikan pernyataan saya ini, kita tinjau dari beberapa aspek, pertama dari kemudahan penggunaannya, dalam hal kegunaan IC 555 saya anggap sangat praktis, mengapa? Sebab, sebagai contoh untuk menghasilkan sinyal PWM (pulse width modulation) kita cukup dengan mengatur rangkaian luar yang akan dihubungkan dengan IC ini saja, jika kita bandingkan dengan penggunaan mikrokontroler untuk menghasilkan sinyal PWM, kita harus memprogramnya terlebih dahulu, atau singkatnya menurut saya, IC 555 ini merupakan IC analog tapi berkemampuan IC digital. Selanjutnya ditinjau dari segi fasilitas yang dimilikinya, menurut saya, IC 555 ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap didalamnya, karna didalamnya terdiri dari 2 buah komparator yang outputnya terhubung pada flip-flop sehingga kita dapat menghemat biaya yang digunakan, sebab untuk merealisasikan komparator terlebih dahulu kita harus membeli IC opamp, untuk 2 buah komparator, kita dapat menggunakan IC LM 358, serta membeli sebuah flip-flop, saya rasa hal ini tidak ekonomis. Dan yang terakhir dari segi kegunaannya, untuk level komponen analog, IC 555 ini menurut saya memiliki kegunaan yang lebih banyak bila dibandingkan dengan komponen analog lainnya, (tetapi dalam konteks terapan dalam kehidupan sehari-hari), Sehingga dari penguraian diatas dapat saya simpulkan bahwa IC 555 merupakan IC yang paling popular saat ini.

Aplikasi IC 555 Pada Rangkaian Pengusir Tikus


Rangkaian pengusir tikus diatas adalah merupakan rangkaian elektronika yang berfungsi untukmengusir tikus-tikus pengganggu dengan suara ultrasonic alias suara dengan frekuensi tinggi. Rangkaian di atas merupakan rangkaian multivibrator astable yang menggunakan IC 555 dan sangat mudah untuk dibuat. Dan juga dengan IC 555 ini kita dapat mudah menentukan nilai frekuensi yang kita inginkan. Hanya saja menurut saya daya yang dihasilkan oleh IC 555 kurang maksimal untuk dapat mengusir tikus dalam satu rumah. Apalagi kalau rumah anda cukup besar dan mempunyai banyak dinding pembatas atau ruangan secara terpisah. Oleh karena itu saya menyarankan supaya anda menggunakan power amplifier yang cukup supaya tikus-tikus di rumah anda benar-benar ngacir.
Prisip kerja rangkaian pengusir tikus ini adalah sebenarnya hanya menciptakan suara yang bisa didengar oleh tikus, tetapi suara tersebut dikondisikan pada frekuensi mendekati batas maksimum frekuensi pendengaran tikus. Kemudian suara tersebut kita perkuat agar membuat tikus tidak nyaman mendengarnya atau bahkan telinganya akan terasa sakit. Hal tersebut sama dengan jika kita mendengar suara yang sangat nyaring dengan volume yang sangat besar, saya yakin jika suara tersebut diperkuat dengan sekuat-kuatnya dan didekatkan dengan telinga seseorang maka akan berakibat fatal pada fungsi pendengaran orang tersebut jika ia tidak segera cepat-cepat kabur.
Dengan prinsip di atas tersebut maka anda bisa membuat rangkaian pengusir binatang pengganggu lainnya selain tikus seperti nyamuk, kecoa, serangga dan lain sebagainya. Atau bahkan anda bisa membuat rangkaian pengusir manusia penggangu ….ha..ha..ha. Tugas anda hanya mencari data tentang batas frekuensi pendengaran dari tiap-tiap binatang. Kemudian anda buat rangkaian pembangkit pulsa seperti multivibrator, oscillator atau flip-flop. Jadi tidak terpaku pada penggunaan IC 555.
Catatan :
1. Out dari IC 555 bisa anda hubungkan langsung dengan loudspeaker, dengan catatan daya yang dihasilkan sangat kecil.
2. Sebaiknya anda menggunakan amplifier sederhana guna memperoleh daya yang cukup untuk mengusir tikus, seperti amplifier 50 watt, 100 watt atau 150 watt.
3. Potensio 10 K digunakan untuk mengatur besar frekuensi yang dihasilkan. Dan dengan aturan nilai resistor 1 K, kapasitor 1 nF dan potensio 10 K, nilai frekuensi yang diinginkan untuk mengusir tikus sudah terpenuhi yakni 90 KHz.
4. Untuk memperoleh hasil yang memuaskan dan lebih akurat anda bisa melakukan perhitungan dengan rumus multivibrator astable IC 555.
5. Anda bisa menggunakan speaker aktif jika anda punya di rumah dan malas untuk membuat rangkaian power amplifier tambahan.

0 komentar:

Posting Komentar